SURAT TERBUKA UNTUK PEMERINTAH

Saat ini kita melihat berbagai permasalahan di Indonesia belum dapat terpecahkan, baik itu permasalahan kemiskinan, kelaparan, pengangguran, pendidikan, kesehatan dan lain sebagainya. Ini tentu menimbulkan sebuah pertanyaan klasik pada diri kita sendiri. inilah yang akan kita sedikit ulas sebagai sebuah kritikan terbuka untuk Pemerintah saat ini. Apa yang kita lihat dan kita perhatikan dari ringkasan sejarah perjalanan bangsa ini pada tahun 2010 kemarin adalah kekecewaan dan kekecewaan yang timbul akibat ketidakpuasan terhadap kinerja Pemerintah.

Sikap pemerintah yang terkesan cuek dan kurang apresiatif terhadap masyarakat arus bawah juga dapat memicu krisis kepercayaan yang semakin meningkat dari masyarakat. Pemerintah yang terkesan mementingkan kepentingan pribadi dan kelompok tertentu akan dapat dijadikan alasan utama timbulnya sebuah revolusi sosial yang akan mengulang sejarah reformasi bangsa ini tepat 12 tahun lalu. Tentu ini sangat tidak diharapkan oleh berbagai pihak, baik itu dari pemerintah sendiri ataupun masyarakat. Penyebab krisis kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah tidak lain dan tidak hanya didasari dari kurang puasnya rakyat dan belum terlihatnya keseriusan pemerintah dalam memberikan jawaban yang kongkrit terhadap permasalahan yang ada saat ini. Berbagai persoalan menyangkut politik, hukum, dan keamanan menjadi noktah hitam kehidupan bernegara di negeri ini. Meskipun masih disikapi positif oleh sebagian besar responden, penilaian positif publik atas kondisi bangsa di tahun 2010 tampak turun jika dibanding penilaian publik terhadap persoalan yang sama setahun sebelumnya. Turunnya kepercayaan publik atas berbagai kondisi bangsa di tahun 2010 kemarin tentu merupakan bagian dari konsekuensi persoalan bangsa yang telah ada. Persoalan-persoalan sepreti terjadinya gesekan atau terbenturnya antara ummat beragama juga menjadi tontonan yang sangat sering kita lihat saat ini.

Yang menjadi sorotan utama saya terhadap pemerintah pada tahun 2010 kemarin adalah dalam hal pemberantasan korupsi, penegakan hukum yang terkesan tebang pilih dan juga yang paling utama adalah penyelesaian kasus dengan negara tetangga Malaysia yang sampai detik ini masih dipersoalkan dengan perbatasan antara kedua negara. Situasi dan persoalan ini semakin menambah catatan hitam pemerintah pada tahun 2010 kemarin yang terus memicu krisis kepercayaan publik terhadap pemerintahan saat ini. Penurunan tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintahan saat ini dikuatkan juga dengan jajak pendapat oleh salah satu harian ternama di negara ini yang menyatakan popularitas SBY saat ini menurun sangat tajam dan merupakan titik terendah penilaian publik terhadap citra Sang Presiden, dimana pada tahun 2010 yang melayangkan penilaian positif terhadap SBY hanya 54,6 responden dibandingkan dengan tahun 2009 65 persen yang menyatakan keyakinan responden terhadap komitmen Presiden dalam penyelesaian berbagai permasalahan yang ada di negara ini.

Memasuki tahun 2011 ini, kita dapat melihat semakin menurun tajam tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Tingginya ekspektasi publik terhadap perbaikan situasi di tahun depan malah tersamarkan oleh berbagai kekecewaan dan kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Tentu kita berharap semoga pemerintah lebih mengoptimalkan kinerja mereka, hingga dapat memulihkan kembali sikap masyarakat terhadap pemerintah yang selama ini terkesan kurang apresiatif dan becus dalam mengurus rakyatnya.

==Muhammad Asrul Nasution==
==Wakil Presiden Mahasiswa Politeknik Pos Indonesia Bandung==

Tentang aazroelmw

Belajar dari masa lalu, bekerja hari ini untuk masa depan gemilang. Let's Move !
Pos ini dipublikasikan di Sumber Inspirasi. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s