SEBUAH SUMBANGAN PEMIKIRAN UNTUK POLTEKPOS YANG LEBIH BAIK

Apa yang dibutuhkan oleh sebuah organisasi agar dirinya menjadi besar ? jika dalam bahasa sederhananya adalah seperti “Revolusi” dan “Pembangunan” seperti yang dicetuskan dan dimaklumatkan oleh Presiden Soekarno dan Soeharto. Syarat mutlak yang harus dimiliki sebuah organisasi adalah sebuah tujuan bersama dan juga dengan pemahaman yang sama oleh seluruh elemen yang terlibat dalam organisasi tersebut.

Tujuan bersama ini berubah dan menjelma menjadi bvisi, misi serta nilai inti dari organisasi tersebut dengan berbagai tahap perancangan dan perencanaan. Pertanyaan yang lantas muncul dalam benak saya adalah “apakah Poltekpos sudah memiliki tujuan bersama ?. Sebagai sebuah lembaga pendidikan, Poltekpos tidak hanya mempunyai visi dan misi, AD/ART,  berbagai tahap perencanaan baik itu rencana pengembangan, kebijakan umum pengembangan, rencana strategis hingga rencana kerja dan anggaran tahunan. Apakah semua itu telah terintegrasikan dengan baik dengan seluruh elemen pendukung baik itu manajemen, mahasiswa hingga staf sarana dan prasarana, ataukah hanya sekedar dokumen dan tumpukan kertas ?. Semoga jawaban dari pertanyaan itu adalah “tidak”, karena seandainya benar, maka Poltekpos telah dalam jalur dan berada pada proses kemunduran.

Membicarakan Poltekpos tidak akan pernah lepas dari membicarakan negeri ini. Poltekpos dituntt mengambil peran optimal dalam memberi sumbangsih pada bangsa. Pendidikan yang diarahkan harus pada pembentukan mahasiswa yang cerdas, berkarakter, serta nasionalis. Penelitian dan pengabdian masyarakat harus dilakukan untuk memperkuat perekonomian nasional. Hal ini tercantum dalam tri dharma perguruan tinggi. Ada beberapa point penting yang akan saya ulas terkait sumbangan pemikiran saya untuk kemajuan Poltekpos.

  1. 1. Budaya dan Pendidikan Poltekpos

Pendidikan yang merupakan kewajiban dari setiap lembaga pendidikan menjadi hal penting untuk dibahas dalam persiapan calon pemimpin bangsa. Dengan kata lain, mahasiswa yang dididik diharapkan menjadi mahasiswa yang cerdas sekaligus berkarakter. Saya percaya, kondisi bangsa ini pada 30 atau 40 tahun kedepan akan sangat ditentukan oleh mahasiswa Poltekpos sekarang. Kepercayaan saya ini berdasar pada pemikiran saya bahwa mahasiswa Poltekpos generasi sekaranglah yang akan berada pada pucuk pimpinan bangsa ini kedepannya. Maka oleh itu, Poltekpos perlu untuk membina semangat nasionalis dan semangat idealis mahasiswa. Semangat nasionalis yang lahir ketika mahasiswa dihadapkan pada isu-isu nasional, sosial, budaya, realita kehidupan masyarakat dan sebagainya.

  1. 2. Langkah untuk menggapai cita-cita tersebut

Untuk mewujudkan budaya tersebut tentu bukan hal yang sangat gampang. Ada beberapa point penting yang harus diperbaiki. Pertama adalah leadership yang bisa mengembangkan budaya tersebut sehingga setiap elemen pendukung kampus merasa diapresiasi dan ini akan menjadi motivator utama dalam membangun Poltekpos. Kedua adalah Leadership yang mampu membuat keadaan sebuah komunikasi yang intens antar elemen kampus dan membuka ruang publik untuk mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi mereka. Ketiga, Leadership yang mampu menciptakan spirit persatuan.

Sehingga kita dapat menyimpulkan, Leadership yg dibuthkan adalah leader yang memberi dan menciptakan nilai yang historis sehingga budaya tersebut dapat tumbuh berkembang. Saya terinspirasi dari beberapa kampus yang membuat sebuah pusat studi (dalam hal ini gedung khusus). Pusat studi ini akan menjadi sebuah tempat berbagi ilmu, diskusi, nongkrong dan melahirkan sebuah gagasan-gagasan yang potensial untuk pengembangan kampus orange dan juga bentuk dari pusat diskusi untuk pengembangan terhadap masyarakat. Apakah dengan pembentukan entrepreneur cukup dengan 2 atau 3 sks mata kuliah kewirausahaan ? apakah 2 atau 3 sks mata kuliah agama dan PPKN cukup menjadikan mahasiswa Poltekpos yanag berkarakter dan idealis ? apakah kebijakan-kebijakan akademik dan kemahasiswaan sudah balance ? Sayang, saat ini sepertinya itu masih jauh terwujud. Saat ini saya melihat perhatian untuk mendidik mahasiswa yang berkarakter masih jauh dari harapan. Untuk kedepannya semoga harapan ini terwujud, memang semuanya butuh proses. Poltekpos tentu dan memang bukan sebuah akademisi militer atau angkatan yang punya program dan pola pendidikan karakter dengan output yang jelas serta sistematika yang nyata. Tetapi program pendidikan karater mahasiswa diharapkan dapat terlahir dari kebijakan akademis dan kebijakan mahasiswa yang balance.

  1. 3. Pengabdian masyarakat Poltekpos

Misi Poltekpos yaitu tentunya dan tidak akan pernah terlepas sebagai pemandu masyarakat. Pemandu artinya adalah inisiator atau pelopor atau pencetus. Poltekpos seharusnya berani mengambil peran penting dalam penelitian dan pengabdian masyarakat untuk salah satu tujuannya adalah memperkokoh perekonomian nasional. Poltekpos juga harus konsisten untuk pengembangan dan melakukan riset studi yang terkait terhadap pengabdian kepada masyarakat, tujuan ini sangat penting karena sesuai dengan tri dharma perguruan tinggi dan juga sebagai apresiasi terhadap masyarakat atas berbagai realita yang dialami masyarakat. Dengan kapasitas yang Poltekpos miliki, tentunya Poltekpos mampu mengambil peran penting untuk turut ambil bagian dalam kebijakan pemerintah terkait penerapan teknologi. Impian saya suatu saat nanti (entah kapan itu), Poltekpos muncul dan mengaum untuk kebijakan dan permasalahan pemerintah dalam bidang teknologi dan lainnya. Disinilah letak ujian Poltekpos untuk menunjukkan kekuatan akademik yang memang saya harapkan sebagai konseptor dan inisiator pengembangan teknologi dalam bangsa ini. Inilah tanggung jawab besar para kaum intelektual.

MARI TERUS BERJUANG UNTUK KAMPUS ORANGE

**Masyarakat menunggu wisudawan Poltekpos yang akan membawa arah bangsa ini lebih baik kedepannya**

GO GLOBAL WITH US

Muhammad Asrul Nasution
Wakil Presiden Mahasiswa BEM KM Poltekpos

 

Tentang aazroelmw

Belajar dari masa lalu, bekerja hari ini untuk masa depan gemilang. Let's Move !
Pos ini dipublikasikan di Sumber Inspirasi. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s